FXCoral

The diary game ( 08-September-2020 ) Ikan baju besi

Salam untuk steemians dimanapun berada saat ini, semoga selalu sehat dan beraktifitas dengan lancar.

IMG_20200908_121130.jpg Foto sajian nasi goreng sebagai makan siang kami

Hari ini saya kembali bekerja seperti biasa, sebagai orang yang berprofesi pedagang ikan tentu bangun pagi lebih cepat menjadi sebuah tuntutan keadaan, setelah dua pekan saya non aktif dalam berdagang membuat saya kehilangan informasi tentang harga ikan saat ini.

Hari saya harus me replay kembali tentang kondisi ikan dan harganya agar dapat berdagang kembali secara normal dan lebih lancar dari sebelumnya.

Karena kemarin saya belum menyiapkan stock ikan untuk di jual pagi ini maka saya harus membantu kawan saya untuk menjual ikannya sambil saya belajar dan mengontrol kembali harga pasar.

Hal ini saya lakukan untuk memudahkan saya berbelanja ikan selanjutnya untuk hari besok, tidak mudah menganalisa harga ikan yang naik turun dalam waktu yang singkat apalagi saya sudah dua pekan tidak bergelut dengan harga ikan dan kondisi yang seperti sekarang.

Jam 05:30 wib. Saya bangun pagi karena di bangunkan oleh ibu saya, terlalu lelap tertidur semalam karena kelelahan setelah melewati perjalanan berkunjung ke pantai Jangka Alubi, lihat postingan saya sebelumnya.!

Seperti biasanya setelah bangun pagi saya segera menuju kamar mandi untuk berwudhuk dan melaksanakan shalat subuh, selesai shalat subuh saya menggantikan pakaian khusu untuk pergi berdagang.

Pagi ini saya tidak terlalu buru-buru karena tidak ada stock ikan yang harus saya jual, tetapi saya pergi menuju tempat berdagang hanya untuk memulai berdagang sambil mengawasi harga ikan dan saya di minta oleh kawan untuk membantu agar menjual ikannya.

Jam 06:30 wib. Saya tiba di tempat berdagang dan segera membuka satu kotak ikan ( piber ), selanjutnya saya hanya duduk sambil melihat beberapa pembeli yang masih belum antusias untuk membeli ikan. Ikan yang akan saya jual adalah ikan Turok sebutan masyarakat setempat untuk ikan teeaeebut, ikan Turok tersebut memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Memiliki tubuh sedang dan bulat, sisiknya keras dan di ekornya memiliki lapisan kulit yang tebal, tajam dan sangat keras, sebagaian para nelayan menyebutnya ikan baju besi.

Jam 07:00 wib. Teman saya pemilik ikan yang akan saya jual tiba dan kami menjual ikan bersama-sama, beberapa saat kemudian seorang pembeli ( mugee ) datang dan menanyakan harga ikan turok yang sedang kami jual, saya menjawab Rp.14.000/1 kg setara dengan 4.500 STEEM lebih kurang menurut hitungan manual saya.

Setelah beberapa saat saya dan pembeli saling tawar menawar harga akhirnya kami menjualnya pada harga Rp.12.000/1 kg setara dengan harga 3.800 STEEM. Pembeli tersebut membelinya dengan jumlah 10 kg.

Hingga memasuki jam 10:30 wib kami habis menjual ikan dan kami membersihkan tempat menjual ikan, sejenak kami duduk beristirahat dan memesan secangkir teh sambil melihat beberapa nelayan yang sedang membawa ikan dan menjualnya di sebelah tempat kami berjualan.

Jam 11:30 wib. Seorang nelayan yang sudah saling kenal dengan saya membawa ikan hasil tangkapannya di dekat tempat saya berjualan, setelah menjual hasil tangkapannya dan di sisakan beberapa ekor ikan dan di berikan untuk saya, akhirnya kami bawa ke warung nasi dan kami jadikan menu makan siang kami hari ini.

IMG_20200908_121154.jpg Foto saat makan siang bersama kawan saya di tempat berjualan ikan

Jam 12:15 wib. Nasi goreng sudah siap di sajikan di depan kami oleh pemilik warung dengan ikan goreng yang kami bawa tadi, menikmati makan siang di tempat saya berjualan ikan memiliki cita rasa berbeda dan kesan yang menarik.

IMG_20200908_072245.jpg Foto pembeli sedang menaruh ikan ke dalam keranjangnya

Jam 13:00 wib Setelah selesai makan siang kami membereskan barang-barang dan merapikan tempat berjualan untuk segera pulang ke rumah, setelah tiba di rumah saya segera mandi dan melaksanakan shalat dhuhur. Setelah shalat dhuhur saya keluar rumah menuju depan pasar ikan kota Lhokseumawe untuk menunggu ikan yang di bawa pulang para nelayan.

Jam 14:30 wib. Kami membeli ikan dari nelayan sekitar 200 kg dengan harga Rp.18.000/kg setara dengan 6.000 STEEM. Selanjutnya kami segera melakukan pendinginan di dua kotak ( piber ), kami akan kembali menjualnya besok pagi, ikan yang kami beli adalah ikan Reughak kecil. Proses pendinginan yang kami lakukan memakan waktu 2 jam lebih hingga selesai.

Jam 17:00 wib. Saya pulang ke rumah untuk mandi dan melaksanakan shalat asar, setelah shalat asar saya pergi menuju warung untuk bersantai sejenak sambil menjelajahi postingan di steemit

Jam 18:40 wib. Saya pergi ke masjid al-atqa di dekat pasar Ikan kota Lhokseumawe untuk melaksanakan shalat maghrib, setelah selesai shalat maghrib saya segera pulang kerumah untuk makan malam dengan keluarga, setelah selesai makan malam saya mulai bersiap menulis tulisan ini hingga selesai sekitar pukul 23:20 wib.

inilah cerita harian saya hari ini, swmoga menjadi tambahan ilmu untuk setiap pembaca dan menjadi motivasi dalam menulis.

Salam hormat saya untuk @anroja yang selalu mendukung dan membimbing saya di steemit.

Jika ingin mengenal saya lebih dekat klik disini

Trading

Future reading